Temu Mangga Curcuma Mangga

Temu Mangga Curcuma Mangga – Temu mangga atau dalam bahasa ilmiah disebut juga dengan Curcuma mangga Val dan van Zijp. Tanaman temu mangga berasal dari pulau jawa (Indonesia). Namun, dalam perkembangan selanjutnya tanaman ini menyebar ke beberapa tempat di kawasan Indo-Malaya. Temu mangga meupakan tumbuhan terna yang dapat mencapai ketinggian 2 meter. Tanaman temu mangga (curcuma mangga, Val) memiliki lebar daun antara 7-15 cm serta bunga berwarna putih. Rimpang bagian dalamnya berwarna kuning muda dan baunya menyerupai mangga.

Temu Mangga Curcuma Mangga

Temu Mangga Curcuma Mangga

Morfologi Tanaman Temu Mangga

Adapun karakteristik morfologi tanaman Temu Mangga Curcuma Mangga adalah sebagai berikut :

  • Bunga tanaman muncul dari batang semu. Mahkota bunga berwarna putih atau putih dengan pinggir merah. Musim bunga pada umumnya terjadi pada bulan September-Desember, namun sering kali juga terjadi pada bulan Agustus-Mei.
  • Rimpang merayap di dalam dan diatas tanah, bercabang berulang-ulang. Rimpang utama bertekstur keras. Rimpang bagian luar berwarna kuning seperti jeruk limau atau kekuning-kuningan dengan bagian pinggir berwarna putih seperti mangga muda. Rimpang memiliki rasa dan warna seperti mangga muda sehingga disebut temu mangga. Pucuk rimpang dan tunas muda disebut “umbut atau boros”. Pucuk ini dapat dimakan sebagai lalap masak atau campuran urap.

Temu mangga tumbuh terbatas di tempat yang bersuhu dingin di Indonesia. Temu mangga mempunyai ciri tertentu, antara lain bintik umbinya seperti umbi jahe dan berwarna kuning muda (krem). Dalam keadaan segar baunya seperti buah mangga kweni dan bila telah diekstrak atau dijadikan bubuk, warnanya tetap kuning muda (krem). Temu mangga dimanfaatkan untuk mencegah dan membantu mengatasi kanker.

Tanaman temu mangga atau temu lalap mengandung minyak asiri, namun belum banyak diteliti. Zat-zat yang terdapat dalam rimpang temu mangga berkhasiat sebagai obat sakit perut, sakit pinggang, luka memar, penyakit kulit, bronkitis dan asma, serta keseleo. Selain itu, rimpang temu mangga juga berkhasiat sebagai peluruh angin, penguat lambung, pembangkit selera makan, penurun panas karena infeksi, penangkal racun, pelangsing tubuh dan peluruh air seni.

Manfaat Temu Mangga

Dalam dunia pengobatan herbal, bagian tanaman temu mangga yang digunakan adalah rimpang temu mangga. Secara empiris, temu mangga bisa digunakan sebagai obat sakit perut, pengurang lemak perut, penambah nafsu makan, penguat syahwat, penangkal racun, penurun demam, pencahar, obat gatal, obat bronchitis, obat asma, obat masuk angin, obat penyakit kulit dan obat radang.

Temu mangga memiliki manfaat dan khasiat sebagai obat herbal yang memang sejak lama telah digunakan oleh nenek moyang kita dulu. Manfaat temu mangga sebagai obat herbal alami untuk mengatasi beberapa jenis penyakit, tak lepas dari kandungan senyawa alamiah yang terkandung dalam rimpang temu mangga.

Penggunaan temua mangga dapat digunakan dengan cara rimpang temu mangga dimakan sebagai lalap. Selain itu direbus, atau di jus, kemudian airnya diminum. Zat –zat yang terdapat dalam rimpang temu mangga berkhasiat sebagai obat sakit perut, sakit pinggang, luka memar, penyakit kulit, bronkitis dan asam, serta keseleo. Selain itu, rimpang temu mangga juga berkhasiat sebagai peluruh angin, penguat lambung, pembangkit selera makan, penurun panas karena infeksi, penangkal racun, pelangsing tubuh dan peluruh air seni.

Kandungan Temu Mangga

Selain kandungan senyawa alamiah yang telah disebutkan. Temu mangga memiliki kandungan senyawa alami lainnya seperti tanin dan flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan dan kandungan sesquiterpen yang berkhasiat sebagai antiradang.

Menurut hasil penelitian American Institute Cancer Reports, temu mangga juga mengandung RIP (Ribosome inacting protein) yang bersifat sebagai penghambat dari pertumbuhan sel kanker, memecahkan sel kanker tanpa merusak jaringan sel-sel tubuh yang sehat dan normal, serta membantu menghentikan pertumbuhan kanker. Antioksian yang terkandung dalam rimpang temu mangga berfungsi sebagai pencegah dari kerusakan gen dan kandungan kurkumin sebagai antiradang.

Rimpang temu mangga yang dapat larut di dalam alkohol berkhasiat mencegah kekambuhan dari penyakit malaria. Dan abu yang berasal dari rimpang temu mangga yang dibakar dapat digunakan sebagai obat luka untuk menghentikan perdarahan.

Rimpang dari tanaman temu mangga ini rasanya agak manis dan disertai dengan rasa agak pahit. Namun rasa segar dan khasiatnya masih ada. Ciri dari tanaman ini adalah warna kuning dari temu mangga dengan bintik seperti jahe dan juga baunya yang khas lebih mirip seperti mangga. Selain itu rimpang temu mangga bercabang, dan bagian luarnya yang berwarna agak kekuningan, dan juga dibagian atasnya yang berwarna putih. Serta selain itu juga bagian dalamnya yang berwarna kuning lemon kuning agak berwarna seperti sulfur dengan warna putih pada bagian layernya. Kulit pada rimpang yang berwarna putih kekuningan untuk kondisi yang segar dan bisa menjadi kuning dalam kondisi yang kering.

Kanduungan utama yang ada di dalam temu mangga sejauh in yang sudah ditemukan adalah myrcene. Minyak atsiri dan jug kandungan kukuminoid . Untuk komponen dari minyak atsiri pada temu mangga curcuma mangga adalah golongan monoterpen hidrokarbon, dan juga pada beberapa jenis komponen utama mirsen, B-osimen, B-pinen, dan a-pinen, serta nenis senyawa yang bisa memberikan suatu aroma misalnya seperti aroma mangga δ-3-karen dan (Z)-B-osimen.

Kandungan senyawa lainnya adalah kandungan curcumanggoside dengan bersmaaan beberapa jenis sembilan senyawa yang dikenal.

Temu Mangga Curcuma Mangga


=====================================

>>> Jual Kapsul Temu Mangga , Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Temu Mangga and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>